You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perdagangan Lesu, Harga Bawang Putih Masih Tinggi
photo Nurito - Beritajakarta.id

Harga Bawang Putih Masih Tinggi

Sejak awal tahun hingga Kamis (21/1) ini, harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur masih tetap tinggi. Padahal pasokan bawang putih ini cukup banyak namun harga masih tetap bertahan.

Sejak tahun baru sampai sekarang, harga bawang putih masih tetap tinggi. Belum pernah turun lagi, padahal pasokan cukup banyak. Saya juga tidak tahu penyebabnya

Nasrudin (60), pedagang yang menempati kios di Los CSB 108-109 mengatakan, untuk bawang putih jenis cating harganya Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan jenis banci Rp 26 ribu per kilogram.

"Sejak tahun baru sampai sekarang, harga bawang putih masih tetap tinggi. Belum pernah turun lagi, padahal pasokan cukup banyak. Saya juga tidak tahu penyebabnya," ujarnya.

900 KK di Rusun Muara Baru Dapat Bantuan Sembako

Dampak masih tingginya harga bawang putih ini, jumlah pembelinya pun tidak seramai sebelumnya, saat masih normal. Belakangan ini rata-rata ia hanya mampu menjual 200 kilogram per hari. Padahal saat harganya normal, yakni Rp 20 ribu jenis cating dan Rp 16 ribu jenis banci, setiap hari rata-rata bisa mencapai 300-400 kilogram.

"Kebanyakan dipasok dari Surabaya, Jawa Timur. Bawang putih mampu bertahan hingga dua bulan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6896 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5679 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3487 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2131 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1895 personAnita Karyati